Buka jam 08.00 s/d jam 20.00
Beranda » Uncategorized » jenis bahan kaos untuk jilbab

jenis bahan kaos untuk jilbab

Ditambahkan pada: 21 August 2016 / Kategori:
Kode : -
Stok :
Dilihat : 317 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang jenis bahan kaos untuk jilbab kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi jenis bahan kaos untuk jilbab

Mengenal banyak Jenis bahan kaos untuk jilbab

grosir-jilbab-murah

Berikut beberapa bahan kain yang digunakan untuk membuat aneka jilbab:

1. Kain Katun
Selain digunakan untuk membuat berbagai pakaian, kain katun juga cocok untuk membuat jilbab. Bahannya yang halus serta perawatannya yang tidak terlalu sulit membuat jilbab berbahan katun akan nyaman dipakai sehari-hari. Bahan katun agak sedikit kaku dan tebal, oleh sebab itu jilbab dengan bahan katun agak sedikit sulit untuk dibentuk sesuai model yang diinginkan.

2. Bahan Kaos
Selain fungsi utamanya sebagai bahan untuk jilbab dan pembuatan kaos, bahan kaos juga kerap dipakai untuk membuat jilbab atau kerudung. Bahan kaos terkenal cukup elastis dan mudah menyerap keringat. Jilbab bahan kaos nyaman dipakai tapi sangat mudah kendur. Agar jilbab berbahan kaos lebih awet, sebaiknya menghindari pengkucekan secara berlebihan saat mencuci – jilbab juga akan lebih awet jika tidak terlalu sering dicuci. berikut beberapa jenis bahan kaos yang umum di pasaran :

hijab syar'i

jilbab syar’i

A. Katun / Cotton
1. Combed / soft cotton combeed
Serat benang halus, handfeel sangat lembut.
Rajutan dan penampilan lebih rata.
ada dua combed 20s dan 30s
2. Cardet
Serat sedikit dibawah combeed / kurang halus.
Handfeel sedikit kasar, rajutan dan penampilan bahan kurang rata.

Keduanya mempunyai sifat menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

grosir-jilbab-murah

B. TC (Teteron Cotton)
Bahan ini adalah campuran dari Cotton 35 % dan Teteron 65%. Dibanding bahan Cotton, Kekurangan : bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya : lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali dan sangat baik untuk produksi aneka jilbab cantik elfairuz.

C. CVC ( Cotton Viscose)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton dan 45% Viscose. Kelebihan bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

D. Polyester atau PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan, karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

JENIS BAHAN NON KAOS
1. Kain Polyseter
Jenis bahan untuk membuat jilbab ini memang memiliki serat yang tebal dan kaku sehingga jilbab berbahan dasar polyseter biasanya sedikit sulit untuk dikreasikan. Selain itu jilbab dengan bahan ini cukup terasa panas di kepala apalagi jika terkena sinar matahari secara langsung.

2. Kain Spandex atau Lycra
Kain spandex memiliki ciri khas tersendiri yaitu elastis. Tak sedikit juga hijabers yang menyukai jilbab bahan ini karena nyaman di kepala. Jilbab yang menggunakan bahan lycra memang lebih kuat dan tahan lama serta tidak membutuhkan perawatan khusus. Namun karena elastis, kerudung berbahan spandex biasanya lebih mudah kendur.

3. Kain Sifon
Bahan sifon cenderung tipis dan lebih licin. Kain sifon sekarang ini memang bahan yang paling sering digunakan dalam pembuatan jilbab. Jilbab model bergo dan pashmina biasanya dibuat dari bahan ini. Kain sifon terbuat dari campuran sutera, serat sintetis dan serat kapas – wajar jika jilbab dengan bahan sifon lebih terasa panas saat dipakai, terlebih pada siang hari. Untuk mensiasatinya, biasanya para wanita menggunakan ciput yang berbahan kaos dibagian dalam agar tidak terlalu panas dan hasilnya pun lebih indah dan sempurna.

4. Kain Hycon
Bahan pembuat jilbab selanjutnya adalah hycon, bahan hycon memang hampir sama dengan bahan sifon. Perbedaannya bahan hycon lebih terasa halus dan tidak terlalu licin.

5. Kain Rayon
Kelebihan dari bahan rayon ialah terasa sejuk saat dipakai. Hampir tidak terasa panas meskipun berada di ruang bebas. Namun kerudung yang dibuat dengan bahan rayon memiliki daya serap yang tinggi sehingga membuatnya cepat bau dan cepat sekali terlihat kusut.

6. Kain Voile
Voile adalah salah satu kain yang digunakan untuk membuat jilbab. Selain lembut kain ini juga nyaman di kepala. Bahan voile tidak seperti bahan kaos atau spandex yang cenderung lentur. Sifatnya yang cukup kaku membuat bahan voile terkadang membuat hijabers kesulitan dalam membentuk model yang diinginkan. Jilbab voile memang perlu dilapisi ciput atau inner.

7. Kain Sutera atau Silk
Bahan sutera juga banyak digunakan untuk membuat jilbab. Kain sutera terkenal akan kelembutan teksturnya. Sehingga jilbab maupun pakaian dengan bahan sutera sengat nyaman saat dikenakan. Kekurangan dari hijab bahan sutera ialah mudah kusut dan cepat luntur untuk warnanya. Maka dari itu jilbab dengan bahan sutera memang perlu perawatan ekstra.

TIPS MENGGUNAKAN JENIS BAHAN DI MUSIM KEMARAU

Musim kemarau yang semakin panas membuat kaos menjadi amat menarik untuk dipakai. Kaos biasanya akan memberi kesan penampilan sederhana, Namun tersedianya berbagai jenis kaos dan dengan varian pilihan yang tepat, penampilan Anda akan tetap trendi.
Berikut sejumlah tips yang bisa Anda coba:

Pilih model yang sesuai. Kaos Model tradisional biasanya lurus, dari bahu ke pinggang. Untuk wanita, potongan ini kurang mendukung penampilan. Selalu periksa garis lengkung di sekitar pinggang. Pilihlah kaos yang ‘ada pinggangnya’.

Pilih bahan yang fleksibel. Bahan Katun merupakan bahan klasik untuk kaos. Bahan ini dipilih karena alasan yang memang bagus, yaitu mudah dicuci, berpori sehingga pertukaran udara lebih mudah, dan dapat menyerap warna apa saja.

Sayangnya jika bahan dari kaos 100% katun, kaosnya jadi gampang berubah bentuk karena mudah mulur. Coba pilih model baju kaos yang bahannya campuran antara katun dan spandex. Spandex akan membuat kaos tetap pada bentuknya seperti semula.

Perhatikan potongan leher. Jangan takut untuk berekperimen dengan berbagai potongan leher. Temukan yang paling pas dan Anda menyukainya. Umumnya V-neck akan memberi kesan leher Anda jadi tampak lebih panjang.

Boatneck akan menonjolkan bentuk tulang bahu, sedangkan potongan leher rendah akan memberikan kesan keren. Jika Anda bingung, tak ada salahnya memiliki semua model potongan leher tersebut.

Rawat dengan baik. Saat panas begini, umumnya kita ingin pakai kaos terus sepanjang musim kemarau. Akibatnya kaos jadi terlalu sering dipakai, yang bisa menyebabkannya berubah.
gunakanlah busana santai yang mudah menyerap keringat seperti baju santai yang berbahan katun, polo shirt, gunakanlah celana dan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat juga.

aneka jilbab cantik,aneka kerudung rabbani,aneka kerudung terbaru,aneka model jilbab terbaru,aneka jilbab modern,aneka jilbab murah,aneka kerudung cantik,aneka jilbab rabbani,aneka jilbab terbaru,aneka model jilbab,aneka jilbab,bahan jilbab,bahan kaos,bahan kaos murah,bahan untuk jilbab

Customer review dinonaktifkan: jenis bahan kaos untuk jilbab

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Produk Terkait jenis bahan kaos untuk jilbab

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Rp 185.000
Ready Stock
Kode: KLF 151 UT
Best Seller
Rp 185.000
Ready Stock
Kode: KLF 153 TK
Best Seller
Rp 185.000
Ready Stock
Kode: GM657TK
Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan